2 Pasien Covid-19 Simpang Ulim Diizinkan Pulang, Warga Resah Statusnya Tak Jelas

2 Pasien Covid-19 Simpang Ulim Diizinkan Pulang, Warga Resah Statusnya Tak Jelas
Isolasi mandiri.Ilustrasi

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk - Dua pasien positif Covid-19 H (50) dan  AN (15) warga Kecamatan Simpang Ulim, yang sudah enam hari sejak (10/9) lalu dirawat RSUD dr Zubir Mahmuh ijinkan pulang, Rabu (16/9/20) dan dianjurkan untuk isolasi mandiri.

Namun, kepulangan ke kampung tapi tidak dijelaskan status masih positif atau tidak meresahkan warga desanya.

Warga desa sempat mempertanyakan kepada Geuchik Bantayan, Murdani, karena salah satu warganya positif covid-19 telah kembali ke kampung, tapi tidak ketahuinya dan dia baru tahu setelah warganya menghubunginya dan menayakan status warga yang baru dikembalikan ke kampunga.

Menurut Murdani terlalu banyak pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat terkait status H yang positif covid-19 dengan diijinkan pulang untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Namun, pihak gugus tugas tidak memberi penjelasan status H.

“Tadi malam pihak kecamatan sebagai tim gugus tugas kecamatan saja tidak memberikan statemen apapun terkait dipulangkannya H. Baru tadi pagi pihak muspika mengunjungi dikediaman H," kata Keuchik Murdani.

Akibat tidak jelas status H, tambahnya Murdani, warga khawatir apa betul atau tidak H positif covid-19.

“Bila betul untuk sementara waktu warga harus menjaga jarak sebagai pencegahannya. Kalau tidak, ya pihak gugus tugas kecamatan harus memberikan keterangan yang pasti, ” tanya keuchik mengulang-ulang kekhawatiran warganya. 

“Kalau seperti kemarin, setelah pasien di rumah baru ada konfirmasi dari pihak gugus tugas kecamatan, untuk apa,” tambahnya

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr. Edi Gunawan MARS melalui pesan WhatsApp membernarkan informasi terkait telah izinkannya pulang H dan AF untuk dilakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

"Dokter yang merawatnya sudah membolehkan untuk pulang dan dilanjutkan dengan isolasi mandiri di rumah," balas Dr Edi yang juga direktur RSUD dr. Zubir Mahmud

Saat dikonfirmasi terkait baru enam hari dikeluarkannya hasil test swab oleh positif covid-19 oleh laboratorium penyakit infeksi Unsyiah.

"Inshaa Allah dokter spesialis yang merawatnya sudah mempertimbangkannya, dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan saat isolasi mandiri dan sudah saya sampaikan ke kepala puskesmas simpang ulim," sebutnya.

Sementara dr. Dewi Suryati saat di hubungi oleh cakradunia.co membenarkan bahwa dua pasien yang hasil test positif sudah di izinkan pulang. 

“Menurut dokter yang merawat setelah saya konfirmasi ke RUSD Zubir Mahmud hasilnya sudah diijinkan pulang, mungkin gejalanya sudah tidak ada lagi,”katanya.

dr Dewi yang saat ini juga berada dalam isolasi mandiri mengharapkan kepada kedua pasien dan keluarganya untuk betul-betul melakukan isolasi mandiri tidak keluar rumah.

Rachman

Komentar

Loading...