180 PNS Ikut Diklat Klinik Pengembangan Apartur Secara Daring

180 PNS Ikut Diklat Klinik Pengembangan Apartur Secara Daring
Peserta Diklat BKPSDM Aceh Timur berlangsung melalui aplikasi zoom meeting, Senin (21/9). Foto/humas BKPSDM Aceh Timur

CAKRADUNIA.CO Idi Rayeuk- Salah satu amanah Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyebutkan, setiap PNS memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti pengembangan kompetensi diri paling sedikit 20 jam pelajaran dalam setahun.

Menyahuti itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Timur menyelenggarakan Klinik Pengembangan Aparatur (KPA), Senin (21/9/2020) secara daring selama sepekan yang diikuti 180 PNS.

KPA merupakan salah satu upaya pengembangan kompetensi PNS dalam lingkungan Pemkab Aceh Timur dan dalam klinik tersebut PNS dilatih berbagai kompetensi sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik.

Plt BKPDM Aceh Timur, T. Didi Farisha, S.STP. MAP ketika membukaan KPA secara online mengatakan pelaksanaan Diklat KPA kali ini berbeda dengan tahun lalu yang dilakukan secara langsung (tatap muka). Namun karena covid-19, maka dilaksanakan secara daring melalui sebuah aplikasi meeting online.

Setidaknya ada enam kegiatan klinik pengembangan aparatur tahun ini, masing-masing, jaringan informasi dan komunikasi, analisis jabatan dan beban kerja, arsip dinamis, tata naskah dinas, BAP Perceraian, dan terkahir BAP Hukuman Disiplin PP 53 Tahun 2010.

Diklat ini dilaksanakan selama sepekaan dari tanggal 21-28 September 2020 yang di ikuti oleh 180 peserta, dengan menghadirkan pemateri dari Kementrian Menpan RB, Kepala Kanreg XIII, Setdaprov. Aceh, Dinas Infokom Kota Langsa, dan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Timur.

"Peserta dapat mengikuti diklat ini dari tempat kerja masing masing akan terhubung melalui aplikasi tersebut, bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan panitia juga menyiarkan secara langsung pada kanal Youtube BKPSDM Aceh Timur," kata Didi.

Melalui diklat ini, tambah Didi, diharapkan semua peserta ada peningkatan wawasan, kompetensi bagi setiap peserta dimasing-masing instansi, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di OPD masing-masing,”tutup Didi penuh harap.

Rachman

Komentar

Loading...