17 Ribu Peserta Kartu Prakerja Terancam Tak Dapat BLT Rp 3,5 Juta

17 Ribu Peserta Kartu Prakerja Terancam Tak Dapat BLT Rp 3,5 Juta
Kartu Prakerja. Foto/Antara

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Sekitar 17.000 peserta Kartu Prakerja gelombang 15 terancam tak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 3,5 juta. Hal itu karena mereka hingga kini belum mengikuti pembelian pelatihan pertama sejak dinyatakan lolos dari pendaftaran.

Manajemen mengingatkan dan memberikan waktu hingga Kamis 22 April untuk mereka segera mengikuti pelatihan. Apabila tetap mengabaikan, maka status kepesertaannya akan dicabut maka harapan untuk menerima BLT Rp 3,5 juta akan melayang.

"Saat ini ada sekitar 17 ribu penerima Kartu Prakerja gelombang 15 yang belum membeli pelatihan pertama. Masih ada waktu sampai hari Kamis, 22 April untuk membeli pelatihan," kata Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu, Senin (19/4/2021).

Dia berharap mereka yang belum mengikuti pelatihan dari gelombang 15 untuk segera membelinya dari dana yang telah tersedia di masing-masing akunnya. Hal ini mengingat kesempatan untuk menjadi bagian dari Kartu Prakerja diperebutkan oleh banyak orang.

"Kami harap mereka dapat segera memanfaatkan dana pelatihan yang sudah ada di dashboard mereka," ujarnya.

Sebagai informasi, jika dinyatakan lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, maka manfaat bantuan pelatihan adalah sebesar Rp 1.000.000.

Bantuan untuk pelatihan diberikan secara non-tunai. Dapat cek saldo bantuan pelatihan pada dashboard akun. Pastikan pengecekan dilakukan secara berkala.

Selain itu, mereka juga akan menerima dana insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 2.400.000 yang akan diberikan sebesar Rp 600.000 selama 4 bulan.

Kemudian, Dana insentif pengisian 3 survei evaluasi sebesar Rp150.000 yang dibayarkan sebesar Rp 50.000 setiap survei.[okz]

  

Komentar

Loading...