11 Negara Diizinkan Kembali Masuk ke Saudi, Bagaimana Nasib Indonesia?

11 Negara Diizinkan Kembali Masuk ke Saudi, Bagaimana Nasib Indonesia?
Seorang penumpang sedang berjalan di Bandara King Azis Jeddah. Foto/Alarabiya

CAKRADUNIA.CO, Riyadh - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan akan mengizinkan kembali pengunjung dari 11 negara masuk ke Saudi mulai Senin (31/5) pukul 1:00 waktu setempat.

Sebelumnya 11 negara ini masuk dalam daftar merah penangguhan penerbangan yang ditetapkan otoritas, bersama beberapa negara lainnya.

Sebagaimana dilansir Arab News, Ahad (30/5), 11 negara yang kini bebas keluar- masuk Kerajaan Saudi masing-masing UEA, Jerman, AS, Irlandia, Italia, Portugal, Inggris, Swedia, Swiss, Jepang dan Prancis.

Ke-11 memindahkan mereka dari daftar merah karena upaya negara untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Kementerian menyebut semua penumpang internasional yang tiba di Arab Saudi harus menjalani karantina institusional selama tujuh hari. Karantina dilakukan dengan biaya sendiri, dihitung mulai dari waktu kedatangan mereka di fasilitas karantina kerajaan.

Tak hanya itu, mereka juga harus menjalani tes PCR pada hari ketujuh kedatangan. Jika hasilnya negatif, mereka diizinkan meninggalkan karantina pada hari berikutnya.

Daftar merah yang dibuat oleh Kerajaan Saudi ini mulanya berjalan sejak 3 Februari dan berisikan 20 negara. Aturan ini berlaku bagi non-warga negara Saudi, diplomat, praktisi kesehatan dan keluarga, yang berada di salah satu dari 20 negara dalam daftar dalam 14 hari sebelum mendaftar memasuki Arab Saudi.

Hingga saat ini masih ada sembilan negara lainnya yang perjalanannya ditangguhkan. Negara-negara ini antara lain, India, Pakistan, Argentina, Indonesia, Portugal, Turki, Afrika Selatan, Lebanon dan Mesir. [RO]

Komentar

Loading...