Romi: Penyelenggara Pemilu Harus Berani Akui Kesalahan

Romi: Penyelenggara Pemilu Harus Berani Akui Kesalahan
Ketua Bawaslu Aceh Barat Romi Juliansyah,SE.M.Si

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh  - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Barat sampai saat ini masih menerima laporan para peserta pemilu yang merasa dirugikan dalam rekapitulasi suara baik di TPS maupun di plano yang sudah berlangsung 

Ketua Bawaslu Aceh Barat Romi Juliansyah,SE.M.Si saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kepada cakradunia.co, Rabu (15/5/19) mengatakan, semua laporan yang masuk diterima lalu dicross check, dan dilaporkan ke jenjang lebih tinggi untuk diambil langkah tindakan, karena untuk wilayah Aceh Barat tahapan menyelesaikan komplain sudah terlewati.

Menurtnya, banyak C1 Plano berbeda dengan C1 salinan, seharusnya tidak boleh terjadi. Namun, pelaksana pemilu banyak salah menulis disalinan mungkin akibat lelah karena sudah sampai larut malam saat perhitungan suara di TPS, maka disesuaikan laporan dengan C1 Plano sebagai pegangan bersama.

"Bila ditemukan ada kecurangan, maka kita akan laporkan ke propinsi mengingat wewenang kita sesuai PKPU Nomor 4 tahun 2019 tentang rekapitulasi suara sudah selesai, karena plenonya selesai,” ujarnya

Meskipun demikian, sebutnya, bila ada yang keberatan atau ada temuan indikasi kecurangan kita akan cross check bersama Bawaslu kecamatan untuk diketahui kebenarannya, selanjutnya kita teruskan ke Bawaslu dan KIP propinsi untuk diambil langkah tindak lanjut, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dalam pemilu.

Romi secara tegas mengatakan, bila ada penyelenggara Pemilu yang menyadari melakukan kesalahan saat rekapitulasi suara hingga merugikan caleg lain, ada baiknya mengakui keselahan tersebut, sehingga tidak menimbulkan efek hukum nantinya. Ia juga berharapkan agar kedepan KIP memilih penyelenggara pemilu harus lebih dominan usia muda dipadukan dengan yang punya pengalaman.

“Tujuan kita menyarankan tersebut sehingga sampai pada tahap penulisan C1 tidak banyak salah, Aceh Barat hampir rata-rata masalah yang terjadi dalam salinan C1 hingga timbul komplain berbagai pihak. Namun ada yang berhasil kita selesaikan dengan cepat seperti milik caleg DPR Aceh dari Partai Amanat Nasional Fuadri,” tutup Romi.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...