Pimpinan Kesal, Dinas Pendidikan Tak Hargai Lembaga Dewan

Pimpinan Kesal, Dinas Pendidikan Tak Hargai Lembaga Dewan
Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Usman (kiri) usai sidang menyarahkan dokumen kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Adonis (kanan) terkait perilaku oknum pejabat di dinas pendidikan, Rabu (7/9/19). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh – Pimpinan DPRK mengaku sangat kecewa dengan pejabat Dinas Pendidikan Aceh Barat, terutama Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) yang meremehkan panggilan dewan.

Kekecewaan DPRK Aceh Barat disampaikan Wakil Ketua Usman didampingi Wakil Ketua Samsi Barmi kepada cakraduniq.co, Rabu (7/8/19) sesaat usai sidang paripurna mendengarkan jawaban eksekutif setelah sehari sebelumya dalam pandangan umum fraksi mengajukan sejumlah saran dan pertanyaan.

"Hari ini pihak dinas pendidikan juga tidak hadir, pada tanggal 31 Juli diundang komisi D juga disampaikan tidak penting panggilan DPRK. Ini jelas tidak menghargai lembaga dewan," kata Usman.

Terkait jawaban yang disampaikan Bupati Aceh Barat berkenaan pembatalan juara lomba FLS2N oleh dinas pendidikan secara tegas ditolak dewan dalam forum sidang tersebut.

Dewan meminta Bupati Ramli dalam sidang tersebut untuk mengevaluasi pejabat di dinas pendidikan khususnya kabid dikdas yang sangat arogan terhadap masyarakat.

“Kami mendengar pernyataan kabid dikdas bahwa yang tidak boleh dirubah hanya Al-Qur'an dan hadis. Kesannya dari pernyataan tersebut oknum pejabat itu bagian dari pengendalian dinas. Untuk itu perlu segera diambil sikap demi reputasi daerah tercinta ini,” tegasnya

Selain Kabid Dikdas, Nuriyah, S.Pd ada oknum pelatih tari yang mengancam mempolisikan wali murid karena melakukan protes di media sosial. Perlu ditelusuri siapa oknum tersebut yang mengancam hidup orang lain dan apa hubungannya dengan dinas pendidikan.

Ditanya apa langkah lanjutan yang akan dilakukan dewan terkait diabaikan oleh dinas pendidikan. Pihak legislatif akan memanggil kembali Bupati Ramli untuk mendengar jawabn persoalan di dinas pendidikan Aceh Barat.

Fitriadilanta

 

Komentar

Loading...