Pemerintah Gelar Bakti Sosial di Aceh Tenggara

Pemerintah Gelar Bakti Sosial di Aceh Tenggara
Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh, Dyah Erti Idawati memasukkan pasir ke karung saat bakti sosial di Aceh Tenggara. Photo:Ist

CAKRADUNIA.CO, Kutacane - Pemerintah Aceh menggelar bakti sosial dan menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (2/2/2018). Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dyah Erti Idawati itu, direncanakan berlangsung hingga 5 Februari 2019.

"Bapak Plt Gubernur Aceh ingin sekali turun tapi tugas yang beruntun membuat beliau belum bisa berkunjung ke mari. Tapi saya tidak mau menunggu lama untuk turun kemari," kata Dyah Erti Idawati.

Dyah Erti Idawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh yang disebut terus menggelar rapat untuk mencari solusi terhadap penanggulangan bencana secara permanen. Sebagai bentuk keseriusan kata Dyah, tahun 2019, Balai Sungai menganggarkan 6 miliar untuk melakukan normalisasi sungai di tiga titik selain anggaran sebesar Rp 6 miliar dari Dinas Pertanian serta bantuan dari Balai Jalan.

"Ini normalisasi sementara karena belum masuk program 2019, mengingat ini musim mendung. Kita harapkan masayarakat untuk selalu waspada, apalagi air sungai masih sangat keruh," kata isteri Plt Gubernur Aceh itu.

Dyah menyatakan telah melapor ke Plt Gubernur Aceh terkait kerusakan hutan di wilayah tersebut dan berharap dilakukan pengawasan serta dilakukan kembali penanaman hutan yang gundul. "Semoga sistem yang kita lakukan dan bersatunya seluruh SKPA dalam penanganan ini menjadi format permanen penanggulangan bencana di Aceh Tenggara," kata Dyah.

Selain menyalurkan bantuan pangan, dalam kegiatan yang melibatkan 300 relawan itu, pemerintah Aceh juga membuka bantuan kesehatan dengan mendatangkan 50 tenaga medis di tiga titik terdampak, hingga ke Kecamatan Lauser. Dyah yang didampingi sejumlah kepala SKPA turut memasukkan pasir yang menumpuk di bantaran sungai ke dalam karung di Lawe Rutung, Kecamatan Lawe Bulan.

"Kita juga menyalurkan perlengakapan sekolah dari Dinas Pendidikan, BPBA dan Dinas Sosial Aceh. Banyak bantuan yang juga mengalir dari Dharma Wanita dan organisasi lain yang prihatin dengan kondisi Aceh Tenggara. Kita juga akan menggelar zikir agar daerah ini dijauhkan dari bencana," katanya.

Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari, menyampaikan terimakasih atas kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh. Kegiatan tersebut dinilai telah mengobati hati para korban yang merasa luput dari perhatian pemerintah.

"Dua kali sudah kunjungan ibu bersama sejumlah SKPA, merupakan bukti cinta dan sayang Ibu pada tanah alas. Kehadiran ini tentunya dapat mengobati hati kami korban bencana banjir," kata Bukhari. Bukhari menyebutkan, banjir bandang di Aceh Tenggara telah menyebabkan kerugian mencapai 100 miliar.

Komentar

Loading...