Listrik Hidup Mati, Pleno Rekap KIP Aceh Terganggu

Listrik Hidup Mati, Pleno Rekap KIP Aceh Terganggu
Listrik hidup-mati, suasana pleno sering terhenti dan jadwal rapat terganggu. Foto/cakradunia.co/HH

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh  - Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pemilu 2019 yang digelar KIP Aceh di Gedung Utama DPR Aceh, Kamis (9/5/19) sempat beberapakali terhenti karena aliran listrik yang disuplai PLN hidup-mati. Akibatnya, jadwal pleno yang sudah disusun rapi terganggu karena rapat pleno sering dihentikan.

Peristiwa sering matinya listrik disambut beragam para saksi, komisioner, panwas serta wartawan yang meliput agenda pleno KIP. Forum prihatin suplai listrik yang tidak baik saat pleno KIP Aceh, sehingga sangat mengganggu tahapan pleno hasil pemilu 2019.  Atas hidup mati listrik, pimpinan sidang meminta maaf kepada forum dan minta bersabar.

Untung setelah beberapa kali hidup mati listrik, pihak PLN berinisiatif menghidupkan genzetnya yang diparkirkan di belakang gedung utama DPRA. Setelah hidup genzet rapat pleno perhitungan suara lancar dan peserta forum yang sudah lelah mengikuti rapat sejak tiga hari lalu lega.

“Maunya, pihak PLN memahami bagaimana lelahnya komisioner KIP pemilu dan para saksi yang sudah berhari-hari mengikuti agenda rapat pleno rekapitulasi suara pemilu di DPR Aceh. Kalau memang ada genzet sejak awal sudah harus diantisipasi, sehingga tidak harus menunggu hidup mati listrik baru diberesin,”ungkap salah seorang saksi partai mengurutu.

Setelah tiga hari berlangsung rapat pleno KIP Aceh untuk merekapitulasi suara dari 23 kabupaten/kota, suasana kelelahan para peserta forum tidak bisa dihindarkan – banyak peserta terkantuk-kantuk bahkan ada yang tidur pulas di kursi.

Komisioner Akmal Abzal menopang kepalanya dengan kedua tangannya karena lelah untuk mengamati angka demi angka yang dibaca KIP Kabupaten/kota.

Selain karena suasana puasa juga banyak terjadi perubahan data dari KIP daerah yang harus melakukan pembetulan data, sehingga mereka harus membaca kembali hasil revesi ke forum pada hari itu atau ke-esokkan harinya, sehingga jadwal melor.

Tidak hanya saksi yang terlihat lelah, tapi juga para komisioner KIP Aceh dan KIP Kabupaten/kota yang melaporkan hasil rekap kabupaten. Meski, banyak perubahan data suasana rapat pleno rekap suara KIP Aceh berlangsung lancar.

Namun, ada juga yang unit. Misalnya, komisioner dari KIP daerah yang menyampaikan laporan ada yang agak lambat, sehingga sering ditegur oleh forum dan juga oleh pimpinan sidang.

“Tolong digas sedikit,”kata pimpinan sidang.  Langsung komisioner yang baca tancap gas, namun ada juga yang “super” lambat, sehingga harus diambil alih oleh komisioner lain yang berada disampingnya setelah terus digurui para saksi. 

Saksi Partai tertidur 

Pleno yang biasanya diskor hingga besok pagi untuk mengejar waktu sidang dilanjutkan pada Kamis malam (9/5/19) mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai. 

“Rapat Pleno terpaksa kita lanjutkan malam hari untuk mengejar waktu jadwal rapat pleno KPU Pusat. Rapat pleno KIP Aceh sudah harus tuntas, Senin (13/5/2019) mendatang,”kata Munawarsyah, Komisioner KIP Aceh. (df)

Komentar

Loading...