Lambhuk Bagikan 1.740 Paket Daging Kurban

Lambhuk Bagikan 1.740 Paket Daging Kurban
Sabanyak 1.740 paket daging kurban di Gampong Lambhuk, Banda Aceh yang sedang ditumpukkan oleh panitia di Stadion Mini Lambhuk untuk dibagikan kepada warganya, Senin siang (12/8/2019).Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh membagikan 1.740 paket daging kurban untuk warganya. Paket tersebut terdiri dari 23 ekor sapi dan 33 ekor kambing yang dipusatkan di Stadion Mini Lambhuk disamping belakang Hermes Palace Hotel, Senin (12/8/2019).

Ke-56 ekor hewan kurban yang dibagikan dalam 1.740 paket tersebut diberikan kehampir semua warga Lambhuk yang berjumlah 1.500-an KK ditambah pekerja. Puluhan warga yang terlibat menjadi panitia sejak dini hari sudah berkumpul di lapangan bekerja mulai dari memotong hingga memasukkan daging dalam kantong plastik.

Untuk membagikan seribuan paket itu, panitia menggelar plastik di lapangan bola kaki, sehingga memudahkan mereka menambahkan potongan-ptongan daging ke dalam tumpukkan.

Menurut Keuchik Gampong Lambhuk, Rustam, jumlah sapi dalam tahun ini tetap 23 ekor, hanya kambing yang menurun. Tahun 2018 lalu kambing mencapai 50 ekor lebih.

“Jumlah hewan kurban sapi tetap 23 ekor dan kambing yang menurun menjadi 33 ekor saja, “sebut Rustam saat mengontrol panitia dari sisi lapangan bola.

Panitia sedang memotong-motong daging kurban. Foto/Cakradunia.co/HH

Ketika disinggung, apakah ada keinginan daging kurban yang banyak di Lambhuk untuk diberikan kepada warga di desa lain di Aceh Besar yang sangat kurang bahkan ada desa yang tidak ada satupun hewan kurban.

Rustam mengatakan sebelumnya tidak ada warga atau panitia yang menyarankan, sehingga panitia tidak berpikir untuk itu. Namun, kalau ingin diberikan pun kepada warga desa lain, menurutnya bila  hewan kurban sudah melebihi 25 ekor sapi.

“Iya, mudah-mudahan tahun depan ada hewan qurban melebihi 25 ekor sapi, sehingga bisa kita bagikan kepada warga desa lain yang kurang hewan kurbannya,”sebutnya.

Secara terpisah, dua kepala dusun di Lambhuk, Ilyas dan Muslim mengharapkann tahun 2020 bila ada daging kurban yang berlebihan di Gampong Lambhuk dapat disalurkan ke warga desa pinggiran di Aceh Besar yang memang mereka sangat membutuhkannya.

“Kami berpikir, ya, bila daging kurban berlebihan di Lambhuk sebaiknya disalurkan saja ke warga desa lain yang membutuhkan. Karena kami dengar ada desa yang tidak ada hewan kurban sama sekali. Kalau, tempat kita lebih, kan lebih baik memberikannya untuk mereka yang membutuhkan,”kata Ilyas dan Muslim penuh harap.

Sedang memilah-milah tulang hewan kurban.Foto/Cakradunia.co/HH

Ada sejumlah gampong di Banda Aceh yang menyembelihkan sapi hingga 60 ekor dan seratusan ekor kambing. Namun, ada juga desa pinggiran Banda Aceh yang hanya memotong beberapa ekor hewan kurban saja.

Sementara di pinggiran Aceh Besar dan pedalaman Aceh lainnya belum tentu mereka bisa menikmati daging, karena tidak ada hewan kurban yang bisa disembelih.

Ironis memang. Tapi, itulah faktanya.

Mudah-mudahan, ada desa di kota yang berlimpah daging kurbannya terpanggil untuk membagikan kepada saudara-saudaranya di desa lain yang kurang bahkan tidak ada hewan kurbannya. Semoga harum kuah beulanggong di kota bisa dirasakan juga sampai ke pelosok desa yang warganya masih hidup dibawah garis kemiskinan.

Helmi Hass

Komentar

Loading...