Ketua DPRK Aceh Barat Tunggu Panggilan Polda Aceh

Ketua DPRK Aceh Barat Tunggu Panggilan Polda Aceh
Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE

CAKRADUNIA. CO, Meulaboh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat  Ramli, SE kini sedang menunggu panggilan resmi Polda Aceh terkait laporan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten  (TAPK) April lalu dalam kasus pencemaran nama baik eksekutif  tentang biaya sewa mobil dinas Bupati Aceh Barat. 

“Saya sedang menunggu panggilan resmi Polda Aceh terkait laporan TAPK Aceh Barat beberapa waktu lalu.  Panggilan tersebut sangat penting untuk mengungkapkann kebenaran agar semua menjadi transparan,”kata Ramli saat dijumpai pada acara syukuran Bhayangkara, Rabu (10/7/19) di Meulaboh. 

Selain menunggu panggilan resmi Polda Aceh, Ramli juga akan melaporkan balik TAPK ke pihak kepolisian dalam kasus yang sama, sehingga penggunaan anggaran mobil dinas bupati Aceh Barat yang sempat hangat dibicarakan publik bisa transparan, sehingga diketahui secara pasti kebenarannya.

Menurut Ramli, apa yang dilakukanya selama ini merupakan tugas yang diberikan negara  dan dilindungi oleh UU. DPRK punya hak imuitas dan yang disampaikan juga bukan berita hoax melainkan benar adanya. 

“Bila saya dipanggil Kapolda Aceh, maka saya akan leluasa mengungkapkan fakta-faktanya. Saya, bisa mencerita kendaraan yang pernah digunakan bupati pasca pelantikan milik siapa, karena  di Aceh Barat belum ada yang mampu menjawabnya,” urai Ramli. 

Sebagaimana diketahui, Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Aceh Barat pernah melaporkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Ramli ke Polda Aceh, terkait dugaan pencemaran nama baik atas pernyataan Ramli di media massa bahwa anggaran sewa mobil bupati tak pernah dibahas dewan, namun ada dalam APBK 2019.

"Kami melaporkan atas nama pribadi yang bersangkutan. Namun, jabatannya sebagai Ketua DPRK tentu melekat. Pernyataannya di media massa telah merugikan kami selaku eksekutif," kata Asisten 1 Sekda Aceh Barat, Mirsal kepada media, 13 April 2019.

Menurut Mirsal, anggaran sewa mobil kepala daerah di Aceh Barat dialokasikan dalam APBK Aceh Barat 2019 mencapai Rp 420 juta.

Sejak dilaporkan pada bulan April 2019, Ketua DPRK Aceh Barat sampai saat ini belum ada pemanggilan secara resmi untuk diperiksa sebagai terlapor pihak Polda Aceh.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...