Kanwil Kemenag Aceh dan Kejati Aceh Teken MoU Perdata

Kanwil Kemenag Aceh dan Kejati Aceh Teken MoU Perdata
Kakanwil Kemenag Aceh dan Kajati Aceh usai Penandatanganan MoU Perdata/Kamis 7 Februari di Jakarta/Ist
CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menandatangani kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Aceh terkait penanganan masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 7 Februari 2019.
Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh dan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Irdam disaksikan Kabag Tu Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin Kasubbag Hukum dan KUB, Rakhmad Mulyana dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Aceh, A. Jazuli usai acara Rapat Koordinasi Layanan Hukum dan Penandatanganan Kesepakatan bersama Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara antara Kejaksaan Tinggi Aceh dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Adapun Ruang lingkup Kesepakatan Bersama tersebut meliputi pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum Lainnya oleh Kejaksaan Tinggi Aceh dalam rangka pemulihan dan penyelamatan keuangan/kekayaan/asset serta permasalahan lain dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dihadapi Jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh. Kemudian Sinergitas Pemberdayaan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) serta Layanan Hukum lainnya.
Menurut Daud Pakeh kesepakatan tersebut merupakan suatu komitmen Kemenag dalam mewujudkan pemerintahan yang Bersih Melayani, sehingga dalam menangani permasalahan hukum perdata dan tata usaha sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dengan adanya MoU ini dapat meningkatkan efektivitas penyelesaian masalah hukum perdata dan TUN di lingkungan Kemenag Aceh.
‘’MoU ini merupakan lanjutan kerjasama, dimana MoU sebelumnya telah berakhir, dengan adanya kesepakatan ini, kami sangat berharap kerjasama dan bantuan jajaran kejati Aceh seauai kewenangan masing masing, berjalan bareng, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dan tepat waktu, tepat sasaran dan tertib administrasi dengan adanya pendampingan sejak awal," ujar Daud Pakeh.
Dalam kesempatan itu, Daud Pakeh juga menyampaikan terimakasih atas bantuan dan pendampingan hukum selama ini yang diberikan Jaksa, sebagai Pengacara Negara dalam menyelesaikan perkara gugatan perdata di Kemenag Aceh.
Sementara Kajati Aceh, Irdam, menyambut baik penandatanganan MoU antara Kemenag dan Kejati Aceh, ia akan berupaya untuk membantu Kemenag Aceh dalam pendampingan dan Pemberdayaan JPN (Jaksa Pengacara Negara) untuk memberikan pendampingan layanan hukum keperdataan dan tata usaha negara.
"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Kemenag Aceh yang telah memberikan kepercayaan kepada kejaksaan Aceh untuk bekerjsama dalam menjalankan tugas dan fungsi masing masing, kita siap membantu," ujar Irdam.
Irdam menegaskan komitmen dalam menjalankan tugas dan wewenang kejaksaan di daerah hukum yang ia pimpin.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati dan Kakanwil juga berdiskusi terkait beberapa persoalan terkini di Aceh, seperti Pakem, upaya pencegahan Korupsi dan persoalan lainnya.

Syukran Jazila

selamat jalan BJ Habibie

Komentar

Loading...