Jerat Warga Dengan Kredit, Dewan Minta Pemkab Evaluasi Izin Capella

Jerat Warga Dengan Kredit, Dewan Minta Pemkab Evaluasi Izin Capella
Ketua Komisi B DPRK Aceh Barat, Ali Hasyimi

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Ketua Komisi B DPRK Aceh Barat, Ali Hasyimi kepada cakradunia.co, Rabu (7/8/19) mengakui ada informasi berkembang tentang oknum Capella dan leasing di Meulaboh yang hanya menjual unit sepeda motornya untuk warga secara kredit. Bila benar, Dewan minta pemkab mengevaluasi izin usahanya. 

Dewan minta kepada Capella dan leasing serta pelaku usaha lainnya di Aceh Barat tidak memberatkan masyarakat dengan menjual sepeda motor khusus melayani kredit. Sementara untuk masyarakat yang ingin beli secara tunai tidak ada satu unit pun.

"Kita minta pelaku usaha tidak menjerat rakyat dengan kredit, jika ada yang punya kemampuan beli kontan ya harus dilayani juga, karena itu hak konsumen untuk mendapatkan. Kondisi ekonomi saat ini sedang terpuruk, hasil panen petani menurun. Bila ada warga yang tidak mau mengikat diri dengan kredit, harus dapat memakluminya. Dari pada terikat utang kedepan tidak mampu dilunaskan bagaimana,” ungkap politisi Golkar asal dapil Woyla tegas.

Baca Juga : Dewan Aceh Barat Tuding Bank Tidak Transparan Salurakan Dana CSR

Untuk merespon kasus tersebut, kata Hasyimi, dewan akan mengundang pihak Capella ke DPRK guna mendengar pendapatnya dengan melibatkan otoritas jasa keuangan (OJK), pemdan dan pihak lembaga terkait lainnya. Setiap persoalan yang memberatkan atau menzalimi warga harus direspon dengan cepat supaya tidak berlarut-larut.

“Komisi B mempersilahkan masyarakat untuk memberitahukan kasus pembelian sepeda motor yang tidak dilayani secara kontan. Namun, bila dibeli dengan kredit unit motor tersebut ada, supaya semua masalah dapat diselesaikan,”ajaknya.

Baca juga : Warga Protes, Capella Meulaboh Hanya Melayani Pembelian Kredit

Lebih tegas dikatakan bila ditemukan Capela, leasing dan pelaku usaha jual beli sepeda motor lainnya melakukan praktek usaha dengan cara menjerat rakyat, pihak DPRK Aceh Barat akan meminta pemerintah bersama OJK untuk meninjau kembali izin usaha yang mereka miliki.

Ketika didesak wartawan, siapa yang diminta untuk tinjau ulang izin usahanya, dengan tegas Hasyimi mengatakan kepada Capela, karena leasingnya tidak turun sampai ke gampong pedalaman guna menawarkan unit motor dengan janji berbagai hadiah.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...