Forum Keuchik Kesal Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

Forum Keuchik Kesal Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan
Pekerja SUTM sedang memasang jaringan listrik di Kecamatan Woyla, Aceh Barat Ist

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Ketua Forum Keuchik Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat, Safrijal Nyakna kepada cakradunia.co, Minggu (21/7/19) mengakui kesal terhadap perilaku PLN Rayon Teunom, Aceh Jaya.

Menurutnya, sudah sepekan terakhir ini listrik hidup-mati tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat, sehingga hampir semua gampong di Woyla mengakui kecewa pada Unit Layanan Pelanggan Teunom, Aceh Jaya

"Kalau memang ada perbaikan jaringan, mohon diberitahukan warga, sehingga kegiatan pengajian dan acara rakyat lainnya tak dirugikan akibat padamnya listrik secara dadakan,” ujar mantan aktifis LSM tersebut.

Yang sangat disayangkan, sebutnya, karena listrik hidup-mati tidak beraturan, akibatnya alat elektronik milik masyarakat rusak dan tidak tahu kemana harus minta ganti kerugian. Forum Geucik berharap perusahaan BUMN itu, jagalah perasaan warga, perlu ada kerjasama  dan saling menghormati antara PLN dengan pelangan, sehingga saling menguntungkan.

Safrijal Nyakna (Ketua Forum Keuchik) Kecamatan Woyla 

Kalaupun ke depan listrik mati lagi tidak beraturan, maka pihak keuchik  minta kepada pemerintah agar mengajarkan rakyat bagaimana cara melakukan gugatan ke pengadilan akibat kerugian yang ditimbulkan perusahaan Negara, sehingga semua mendapat keadilan.

"Bila surat pemberitahuan ada dikirim ke desa, harus dipastikan surat tersebut sampai ke aparatur gampong, jangan sekedar lepas tugas dalam pelaksanaannya," ketus Ketua Forum Geuchik.

Satu hal lagi yang diingatkan, bila listrik dipadamkan disiang hari karena alasan perbaikan, warga bisa memakluminya. Namun, kalau dimalam hari juga mati lampu, seperti yang dialami warga Woyla selama ini. Apa pada malam hari juga sedang dikerjakan perbaikan?

PLN  Sudah Memberitahukan

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Teunom Aceh Jaya, Ashari Yusra kepada cakradunia.co, Minggu (21/7/19) mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Woyla khususnya pada daerah kerja PLN ULP Teunom korda Kuala Bhee kini sedang ada pekerja penambahan kabel Saluran Udara Tegangan Menengah ( SUTM ) 

"SUTM itu yang akan menyalurkan 20 KV guna memperhandal suplai energi listrik kita ke pelanggan, sehingga kualitas pelayanan makin baik di masa mendatang," ujar Ashari.

Untuk pemadaman sendiri sudah dijadwalkan mulai, Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Surat pemberitahuan kepada Muspika sudah diberikan tertanggal 8 Juli 2019 lalu.

“Artinya hampir dua pekan surat pemberitahuan itu ada disampaikan,” jelasnya.

Mananer ULP PLN Tenom, Ashari yusra

Menurut Ashari, masa pekerjaan itu diharapkan selesai pada akhir July 2019 ini, kepada pelanggan PLN mohon pengertian dan kerjasama, sehingga listrik kedepan akan terus menyala dengan baik.

Namun, ada keanehan informasi, setingkat Ketua Forum Keuchik Woyla, Aceh Barat tidak tahu ada pemberitahuan pemadaman listrik tertanggal 8 Juli lalu sebagaimana disampaikan Maneger ULP PLN, sehingga muncul pertanyaan dimana kesalahannya, sehingga warga juga tidak tahu.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...