BNNP dan Polda Aceh Amankan 13,2 Kg Sabu

BNNP dan Polda Aceh Amankan 13,2 Kg Sabu
BNNP Aceh dan Polda Aceh memberikan keterangan saat konferensi pers, Rabu (6/2/2019). Photo: Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Dua pria yang masing-masing bekerja sebagai nelayan dan petani asal Aceh Tamiang dan Aceh Timur ditangkap tim gabungan Badan Narkotika Provinsi dan Kepolisian Daerah Aceh karena terlibat peredaran sabu. Petugas mengamankan 13,2 kilogram sabu dari penangkapan keduannya.

Kedua pelaku yakni (P) nelayan asal Dusun Alur Buging, Gampong Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang dan Darwis Rulam, Petani asal Dusun Blang Asan, Gampong Beringin, Peureulak Barat, Aceh Timur. Keduannya ditangkap di dua lokasi terpisah setelah petugas gabungan menerima informasi peredaran sabu di wilayah Aceh Tamiang.

"Padli adalah tersangka pertama kami tangkap pada Minggu 3 Februari 2018 sekira pukul 12.30 WIB. Dia ditangkap di Tim gabungan di Simpang Empat Pasar Opak," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh, Brigjen Faisal Abdul Naser kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

Bersama Padli kata Faisal, petugas menemukan barang bukti 10 pack yang diduga narkotika golongan I jenis methaphitamin. Tim gabungan yang melakukan pengembangan kembali menemukan 2 pack sabu dari penggeledahan rumah Padli di Rantau Pakam.

"Dalam pemeriksaan, P mengaku menerima 12 pack ini dari A yang kini masih buron. Keduannya bertransaksi di areal persawahan Gampong Simpang Opak. A meminta P menyerahkan seluruh pack ini kepada DR. Kedua pelaku ini tergiur karena diiming-imingi upah," lanjut Faisal.

Menurut Faisal, petugas yang telah berhasil menangkap P akhirnya menangkap DR saat akan mengambil barang haram tersebut dari Padli. DR ditangkap Sabtu 2 Februari 2018 sekira pukul 13.30 WIB di Jembatan Simpang Opak.

"Barang-barang ini oleh DR dan P rencananya akan diserahkan kepada D yang masuk DPO kita. Untuk mengelabui petugas, DR sempat membawa anak dan isterinnya saat akan mengambil sabu dari P. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk menangkap para pelaku," kata Jenderal bintang satu itu.

Selain pelaku, petugas turut mengamankan 2 unit sepeda motor milik pelaku masing-masing supra dengan nomor polisi BK 4413 UQ dan CB 150 R nomor polisi, BK 3189 MBB serta 2 unit handpone Nokia dan Samsung.

selamat jalan BJ Habibie

Komentar

Loading...