40 Warga Dilatih Buat Terasi Bermutu

40 Warga Dilatih Buat Terasi Bermutu
Peserta pelatihan foto bersama dosen dan panitia.ist

CAKRADUNIA.CO, Bireuen – Sebanyak 40 masyarakat pembuat terasi di Desa Kuala Pusong Kapal Seruway, Aceh Tamiang dilatih memproduksi terasi bermutu baik selama tiga hari mulai Kamis – Sabtu (11-13/7/2019).

Pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdian Dosen Universitas Almuslim berikan pelatihan dan pendampingi penerapan sistem good manufacturing practice (GMP) atau cara pengolahan dan produksi pangan yang baik pada produksi terasi  UKM Camar Laut Desa Pusong Kapal Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. 

Dosen yang terlibat dalam pelatihan dari berbagai ilmu, masing-masing Zara Yunizar, M. Kom, Dewi Maritalia, M.Kes dan Sonny M. Ikhsan, SE., M, Si.

Ketua Tim Penelitian, Rindhira Humairani, S.Pi.,MSi menjelaskan, kegiatan pengabdian masyarakat merupakan rangkaian dari Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang merupakan hibah multi tahun Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) yang didanai kemenristek dikti.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis usaha terasi sebagai produk unggulan daerah.

“Pemateri dalam pelatihan ini disampaikan oleh  Baihaqi, SPT.,M.Si (Dosen Teknologi Industri Pertanian) tentang GMP, tujuan GMP, ruang lingkup, system pengendalian hama, hygiene karyawan, peralatan,” kata Rindhira.

Sebelum mengikuti pelatihan, peserta mengisi kuesioner tentang proses pengolahan terasi yang  dilakukan selama ini untuk mengetahui apakah sudah sesuai GMP atau belum.

Menurut Rindhira, peserta pelatihan sangat antusias dan banyak bertanya bagaimana proses pengolahan terasi yang baik dan benar di desa mereka. Padahal, sebutnya, Desa Kuala Pusong Kapal merupakan produsen terasi udang rebon (udang sabee) yang sudah sangat  dikenal masyarakat. (Zul)

Komentar

Loading...